Versi2 Daun Cinta

Daun cinta versi 2

Asal mula nama daun cinta (The truth)

Oke oke ini versi serius.

Ehem, ehem..

Jadi (to the point) nama daun cinta adalah sebuah pemberian. Ciyus gak boong #korban alay.

Waktu ituuu #mulai bercerita sambil memandang ke langit.
3 Juni 2011 di perjalanan pulang setelah main kapsul waktu dengan teman-teman liqo tak bernama dan kak Maya yang akrab disapa Putri Cahaya sang pemilik dunia Kemilau Cahaya Emas, aku mengambil selembar daun kering (daun mangga rumah samping sekolah) yang jatuh. Dan menuliskan sesuatu yang berbunyi “3 Juni 2011. Kami sayang kakak.” Lalu memberikan daun itu padanya, pada si putri cahaya, barbie b*d*h yang menyebalkan dan super abstrak yang jarang muncul dan menuduhku menghilang. Yang dengan santainya sok pintar bilang padaku “Baka janai yo”. Hanya orang bodoh yang percaya maka dari itu aku bodoh (nah?). Lalu ia dengan pedenya memposting cerita itu dan gambar daunnya yang kemudian diberi nama “daun cinta” dengan judul postingan Kemilau Cahaya Emas. Dan aku suka.

Jadi apakah putri cahaya yang mulai memanggilku daun cinta? Bukan sih.  Tapi nama daun cinta itu panggilan dari andisa yang lebih dikenal dengan awan putih di dunia blog pemilik blog be the teacher of the world #panjang yah. Kok bisa? Jadi ceritanya waktu dia baca postingannya putri cahaya. Dia jadi sok jeles gitu dan mulai memintaku membuatkan hal yang sama. Dan kemudian entah sejak kapan mulai memanggilku dengan nama daun cinta.

Dan kenapa kemudian menjadi nama blog?

Biar seru aja sih.

Awalnya si putri cahaya menyuruhku main blog lagi setelah sekian lama #semacam kebangkitan dari kematian. Nah karena bingung mau kasih nama apa. Jadilah nama pemberian awan putih digunakan secara resmi. Sekalian main. Bagaimana permainannya?

Membuat beberapa clue untuk membuat orang lain kebingungan menemukan blogku terutama yang nyuruh bikin. Masa’ mau di kasih tahu gitu aja? Gak seru dong. Ada kepuasan batin tersendiri saat melihat wajah-wajah penuh hopeless yang tidak bisa memecahkan petunjukku dan menemukanku. #tertawapuas

Dan selanjutnya malah sering dipanggil daun cinta di sekolah. Tapi hanya oleh orang-orang tertentu saja sih.

Daun cinta...
Tahun pertama “kedengarannya lucu juga”
Tahun kedua “lumayan keren nih kayaknya”
Tahun ketiga “kok kayak alay yah?”

1 comment: