Friday, December 15, 2017

Do you feel sorry?

If you really feel sorry
You have to find me
The one who I just push away
from me as you wished

If not, then its your decision

You can still see me
But not the one who you knew

I do blame you this time

For "me loosing me".

Monday, December 11, 2017

Mistakes

I am started to afraid to saying anything any further to you

I dont know

It feels like I never say anything right

Feeeling, work, us

I keep doing anything wrong

Sometimes I think, am I really this stupid or am I look that stupid in front of you?

We will never mean to hurt each other

But I just cant find how to say or do something without make you feel bad

These days, I keep asking myself, why am I always have to explained anything

Am I really doing everything wrong?

Just like really everything?

You dont like my silent

My words neither

So what should I do?

Ah, aishh.

Am I talking too much? Again?

Is it windy

Should I be cold too?

Sunday, December 10, 2017

3am Percakapan2 di Kepala

I am scared
. I am here
What about tomorrow
. I cant, but you still can see me. I ll call you
I know. Thank you. But how about my 3am nitemare
____
1 claps claps 4 claps 6 7 8 9 10
you lost count,
it has no fun when you play alone,
you said 
1 sheep sheep 4 sheep 6 7 8 9 10
___
Why should it be unavailable
Because having 2 sleepless persons are not good. Let the other one safe and sound.
__
Can I not to go to office tomorrow? Can I not to go to anywhere?
__
Aku sedang tak ingin ramai
Tapi tak ingin sepi
Aku sedang menginginkan sepi
Tapi tak ingin sendiri
Aku sedang ingin sendiri
Tapi ingin kau disini
__
I see someone passing by my window seconds ago. But I know it is a hallucination. Because my thick curtain prevent me to seeing anything outside.
__
I hear something again from the outside
__
I am scared
And you re not here
And I cant see you
__
Sometimes, we should face our agony by ourselves.
But
Sometimes, we just cant
__
But are you not here?
Why dont you stay by my side everytime I am like this?
Why cant I said this words without getting your anger?
__
It so lonely
Here
Inside me
But also crowded
By fear
__
Tok tok
*not answered*
Hey, how are you?
*still has no answered*
__

Wednesday, December 6, 2017

Die in peace. Happy in chaos

Your words can kill me sometimes
Your silent is killing me too

But dont think about leaving

Your absent will kill me more

So let me life happily in chaos with you

Then die peacefully in your arms

Because in the end, I am with you

It always you

Sepi sekali

Sepi sekali.

14.15
Kursi sopir
6th Dec 17

Kau sedang tak ingin sepi
Tapi juga tak ingin ramai
Kata orang yang melihatmu
Tidurlah

Kau juga ingin
Atau mungkin tidak ingin

Monday, November 13, 2017

Kepada Pelangi

Halo pelangi, bagaimana kabar jagoan kecilmu?

Pelangi, kau pernah berkata pada diriku yang dulu. Yang keras seperti batu. Katamu ada sesak di mataku, katamu ke sok cool an ku (padahal memang cool), diam demi diamku menyembunyikan senduku.

"Jingga, jika kita sedang sedih ada awan hitam dada. Dimana-mana awan hitam itu harus jadi hujan. Agar tidak mengepul. Agar hati tidak kelam. Merubahnya jadi embun di mata. Jangan selalu menyinpannya sendirian. Tangiskanlah."

Sunday, November 12, 2017

That Kind Of Person

Theres a person who were broken in 3 a.m. but still manage to smile at you to make you feel better

Theres a person who were mad at you but still calling your number to check  if you were ok

Theres a person who's always busy with their work but still comes to you no matter what time was it

Theres a person who you keep pushing away but still there when you want them to and ask you for a dinner

Theres a person who you give a deadly silent but still telling you a damn fairytale, blabbering nonsense, a dry jokes, an unmelody humming  to make you not feeling alone

Theres a person who you turn your back to but still hug you so tightly when you give your permission

Theres a person who never give up on you although you are never sure will you keep going
......

The old man read that poem to a number of people who cant sleep in this hour

"Are you that person? Dont lose hope. A flower always bloom beatifully at a garden or a dirty road 

Do you have that kind of person? Dont lose chance. A flower that you dont taking care of will dead", he added

"I want to have that kind of person", a girl said

"I want. . I want too", someone else said

In 3 a.m. talk, theres someone whispered to no one but themselves.

"But, but I am not a freaking flower"

Oktober 2017
Midnite.

Get Well, I hope So

apa yang paling diinginkan seseorang yang sedang sakit?

orang yang berharga untuknya

apa yang paling tidak diinginkan seseorang yang sedang sakit?

ketidakberdayaan

dan rasa sepi

Friday, September 8, 2017

Penuh

"Leave me, tinggalkan aku saja. Kenapa kau memilih tinggal", kata perempuan itu entah yang keberapa kalinya.

Thursday, September 7, 2017

Tulisan, sungguh?

Kau ingin sebuah tulisan baru disini?

Sungguh?

Ah pikirkan lagi, mungkin saat ini kau ingin memilih tidak ingin.

Thursday, July 27, 2017

Peluk

Aku beraroma kau malam ini
mungkin parfummu menempel ditubuhku lagi
ketika waktu kita biarkan berjalan sendiri

Sakit di dadamu itu, juga kepalamu
Tak bisakah kau bagi juga?
Kita separuh separuh

Aku tak ingin kau sendirian
memeluk tubuhmu mendekap dadamu

Ceritakan padaku luka-lukamu

Saturday, July 22, 2017

Merayakan Perpisahan

Tak ada perpisahan yang dirayakan
dengan pantas diantara dua orang
yang mencintai

Tak ada perpisahan yang dirayakan
dengan potongan steak yang tak
pernah habis kumakan atau
sepotong cheesecake yang suka
kau pesan

Friday, July 14, 2017

Paud

Semestinya kita bisa mengakhiri hari ini dengan lebih baik

Maksudku

Semestinya aku

We can just have another simple kiss  and say a "see you" in such a nice way

instead of

leaving you angrily like a kiddo

Tapi bukankah anak paud nemang begitu?

Meledak-ledakkan amarah karena tak mampu menjelaskannya dengan baik

Mengertilah

Harusnya aku yang semestinya mengerti ya?

Aku masih ingin kita baik-baik  saja betapapun itu sulit, aku menyesaliku,  sayangnya kau tak mengangkat telponmu.

11:25 PM
Di sebuah TK tanpa ayunan

Tuesday, July 11, 2017

Aku membenci kata-kata

Aku membenci kata-kata
Meresap terlalu mudah ke dalam dadaku
Berdiam terlalu lama dipikiranku

Bahkan ketika orang-orang sudah lupa
Ia memilih tak kemana-mana
Terus bersamaku
Mengikutiku

Mencatat semua janji-janji yang diutarakan tanpa maksud berjanji
Sekedar membuatku senang sebentar seringkali

Aku membenci kata-kata
Tapi masih saja ingin mendengarmu

juga mencintaiku

Sunday, July 2, 2017

Ok

I am not ok
Definitely not
I am trying to be ok
tonite

But you don't want to

Friday, June 30, 2017

Jendela Rumah Panggung

Aku selalu suka langit desa ini ketika menyentuh malam. Dari senja hingga bintang-bintang. Aku tidak pernah melihat langit malam seramai itu di kotaku. Tidak juga di tempat rantau ku setengah tahun yang lalu meski minim lampu kota malam hari.

Tapi duduk-duduk ku di jendela rumah panggung kali ini tidak untuk bintang-bintang. Untuk sebuah kabar, untuk yang kucemaskan hari demi hari-hari, untuk yang kurindukan-ah, kapan tidak. 

Hanya pesan-pesan singkat yang gagal berkali-kali, lalu kuulang dan kuulang lagi.

Friday, June 23, 2017

Sudah kubilang, menetaplah

Perkara kesedihan-kesedihan
Yang menemukan caranya kembali
Perkara kepergian-kepergian
Yang membuatmu kehilangan

Menangislah

Saturday, June 17, 2017

Selamat Ulang Tahun, Aku.

Malam-malam sebelum aku memimpikanmu lagi kekasihku. Di juni yang duka, aku bermimpi tentang pemakaman. Mimpi-mimpi yang paling damai.

Lalu ketika sampai ke tangga berikutnya dalam usiaku. Kau hadir sekali lagi. Lebih lama. Lebih dekat. Barangkali aku ingin kau benar-benar hadir. Mendekapku. Barangkali aku tak ingin kau kemana-kemana. Barangkali aku yang memang sudah tak ingin kemana-kemana. Disisimu saja.

Perihal mimpiku semalam, aku lupa. Aku selalu lupa pada mimpi-mimpi yang terlambat kutulis. 
Hanya saja, aku tak pernah ingin lupa jika kau ada.

Oh iya,

Selamat ulang tahun aku,

Wednesday, June 14, 2017

Tentang rasa sakit

Perempuan itu
mulai mati rasa

Tapi ah tidak juga

Bagaimana menyebutnya ya

Ia tahu ia luka

Hanya saja

Ia tahu ia tidak boleh peduli lagi pada lukanya

Mungkin saja begitu

Atau ia kehilangan

Tuesday, June 13, 2017

Ruh Telah Ditarik

Ke pemakaman
Tanah-tanah lapang
Tanah merah dan nisan-nisan

Seekor elang terbang berputar-putar
mengelilingi pepohonan
di jalur penerbangan
Tidakkah ia takut pada pesawat-pesawat
yang terbang rendah
Mereka begitu dekat
sesekali bersisian

Tidak katanya
Sang elang percaya pada ketetapan

Ada Yang Hilang

Aku seperti tak bisa merasakan kakiku sendiri
Sudah lama tak merasa seterpukul ini

Bagaimana bisa kosong dan sesak berada pada yang sama

Ada yang hilang
Ada yang kembali ke Empunya

Katakan pada yang pergi
Jadilah bidadari

Saturday, June 10, 2017

Hanya bunga tidur, aku masih bersamamu kan?

Halo puisiku, bagaimana demammu?

Hari ini aku bermimpi terbang tinggi, menuju cahaya. Cahayanya silau sekali, aku tak bisa melihat apa-apa selain cahaya putih. Tapi kau tahu yang lebih aneh? Aku tak memejamkan mata seperti biasanya aku. Mungkin karena cahayanya damai. Ya, damai. Rasa-rasanya di bagian ini, aku tersenyum dalam mimpi.

Aku juga bermimpi ditarik pergi. Ke kota jauh. Kali ini nafasku jadi berat. Di bagian ini aku memikirkamu. Padahal aku sudah memutuskan menetap disisimu. Padahal aku sudah sengaja tidak pergi lagi jauh-jauh. Semakin orang tua -yang tak kukenali- itu berbicara, dadaku semakin sempit. Di mimpiku itu, aku melihat bayangan wajahmu yang tersenyum kepadaku. Ah bahkan dimimpiku, aku membayangkanmu.

Monday, June 5, 2017

Tulisan Pengantar Tidur (mu)

Selamat malam kekasih,

Boleh kah kutulis kau lagi malam ini?

Jika kau ingin tidur lebih awal lagi seperti malam kemarin, maka tidurlah yang lelap.
Jangan lupa cuci muka dan cuci kaki.
Mimpilah tentang aku, jangan yang buruk-buruk. Aku ingin menemanimu, menemuimu, meski ragaku masih saja tak mencapaimu malam ini.
Lagi-lagi.

Jika aku juga bermimpi, aku ingin bermimpi duduk  di ujung tempat tidurmu.
Mungkin bulan turun lagi, lalu kami duduk bersisian,
menjagamu.

Selamat malam sekali lagi,

Selamat tidur.

Friday, June 2, 2017

RiP (Supposed to be) The Happiest Month, June

Daun-daun tumbuh dari pohon-pohon kering menjelang Juni
Hujan turun tepat di akhir malam bulan Mei

Tapi hatiku sudah gugur dan dingin

Terlalu awal untuk kesedihan yang panjang
Terlalu dini untuk kekosongan yang dalam

Tahun yang sulit untuk bulan Juni

Jangan menangis
Jangan terlihat menangis
Atau bayi-bayi tidak lagi bermain

Jangan bersedih
Jangan ketahuan sedih
Atau mimpinya melukai

Tetapi, terlalu banyak tapi

Wednesday, May 31, 2017

What happened 4

Perempuan itu telanjang di depan cermin
Tak dilihatnya lagi siapa-siapa selain dirinya
sendiri
nya

"Are you okay?"

No. I am.not.

Hug me

Please

"SELALU"

Dijawabnya pertanyaannya sendiri dengan lantang.

Gadis kecil dalam cermin melihatnya

menangis

Bad mood, bad words, bad me

I have to stop myself from saying something further

Or I am going to hurt you

Again

But

Aish, seriously

Me and my stupid mind, heart.. erghh.

Menetaplah

Kau tahu, kekasih?

Hal terakhir yang selalu ingin kulakukan dipelukmu sebelum kita jatuh tertidur

Mengecup keningmu

Hanya saja

Wasap untukku sudah mati lebih dulu

Menetaplah,

Apa kau sudah bosan lagi?

Tapi aku sudah kehabisan cara agar kau tetap disisiku

Tuesday, May 30, 2017

Wake up

Perempuan itu
dibangunkan
gadis kecil dalan cermin

What happened

Himawari bertanya berkali-kali
"Who are you? I dont know you"

"What? What happened?"

Putri Cahaya menghubungiku setelah sekian lama.
"How's life?"

"What? What happened?"

My sister in law wakes me up abruptly then ask me
"Baik-baik ji dek?"

"What? What happened?"

She chat me
"Are you okay yang ga ok?"

"What? What happened?"

Kutanyakan pada kekasihku
Barangkali, barang kali saja dia punya jawaban.
"Nda pernahka mengertiki"

"Ah, I see"

And you know what kekasih, its okay. Just stay. Its enough.

_

Kepada yang rasa-rasanya mengalir
Di rongga dada sebelah kiri

Its been a long time

How are you

Its okay

:)

"Kau hanya selingan baginya""

"Hem?"

"Kenapa kau tersenyum?"

"Aku tidak berpikir begitu. Tapi jika memang ya aku ingin jadi selingan paling manis untuknya. Yang barangkali suatu hari membuatnya ingin menetap. Perasaan ini sudah cukup rumit. Pikiranku tidak lebih baik. Jadi ya kuberikan segalaku, sepenuhku. Mungkin nanti dia akan mengerti. Barangkali sudah mulai mengerti."

Saturday, May 27, 2017

Selamat tengah malam

I am not stupid, I am loyal

Orang-orang yang tak pernah menunggu dan tak pernah ingin menunggu takkan paham

_

Dari,
yang memilih derita katanya
hampir ganti hari.

Friday, May 26, 2017

(Semestinya) Sebuah Kejutan

Berbicara tentang hari ini doksku, jika hari ini adalah dua tahun lalu atau barangkali setahun lalu berjalan seperti yang kurencakan kau akan menemukan jawaban pertanyaan itu langsung di depan matamu.

Tapi tentu saja tidak. Itu hanyalah kalimat pengandaian dari kejadian yang tidak terjadi.

Ada berapa kali pertanyaan kenapa terlontar dipikiranmu doksku? Percayalah, punyaku lebih banyak darimu.

Tapi waktu memberiku kebenaran-kebenaran yang tak semestinya kau pahami. Yang bersembunyi tidak begitu lama tapi cukup mematikanku dalam waktu yang tidak sebentar.

Ini perkara yang jauh lebih besar dari sekedar kita doksku. Mempertanyakannya berulang kali hanya membuat kesedihanku lebih dalam, kau harus mengerti itu.

Lalu kenapa aku berjalan mundur dari perjalanan yang lalu? Jika kukatakan karena aku tak pernah bisa membenci siapapun, bisakah kau mengerti?

Tapi apakah aku benar-benar berjalan mundur? Menjauh? Kukira tidak, bukankah takdir telah mengembalikanku?

Ke kota ini dimana jiwaku mati.

Tapi ah tidak juga,

Aku menemukanmu, bukan?

Selamat tanggal dua enam, kekasih.

Thursday, May 25, 2017

Insecurity

Hey you,

I got jealous easily

Please understand

You

Do u

__

Aku cemburu pada siapa saja yang lebih menarik perhatianmu dariku

Aku cemburu pada siapa saja yang suka padamu

Aku cemburu pada siapa saja yang lebih menyenangkan hatimu

Bodoh ya?

Padahal kau berhak untuk itu

Padahal aku tak memilikimu

Padahal kau tak suka aku

Padahal,

Padahal,

Tapi ya masih saja

Words

You love my words that you asked to

But you hate the one that I gave you

What to do

My heart is falling

Down, down, down

Deep down

And crushing

Prak prak prak

Saturday, May 20, 2017

N

Perempuan itu terbangun
Entah pagi entah malam
Entah siang
dengan beban di dada

Juga air mata

Rewind

Seharusnya aku tak pernah membiarkanmu tahu kalau aku luka. Sudah dan ditambah kau. Sebab lihat dirimu. Lihat kita. Tak sama lagi bukan.

Mungkin aku hanya perlu berpura2 lupa ketika kau memang lupa. Mungkin aku harus tertawa seperti baik-baik saja, ketika kau mengubah rencana. Ketika kau berubah-ubah. Entah marah, berikutnya bercanda.

Lalu tiba-riba kau mencintaiku.

Lalu tiba-tiba tak ingin ada wajahku.

Lalu berjarak.

Lalu menyiapkan perpisahan.

Mungkin aku salah.

Tak bisa kah kau menetap.

Mesin waktuku. Tidak kutemukan. Luka-luka kita tidak bisa kuhapus.

Tapi aku ingin kau tinggal.

Betapapun kau tidak.

Tak bisakah kau memaafkanku. Kau bisa melukaiku lagi besok-besok. Aku akan terlatih. Tinggal saja disisiku. Tidak kemana-mana.

Si aku, perempuan itu, gadis kecil dalam cermin dan malam sesak itu lagi

Gadis kecil di dalam cermin
terbangun dari tudurnya
di malam-malam sesak si aku

Perempuan itu
dibangunkan mimpinya

Di mimpinya di bunga tidurnya
Ia di lukai kekasihnya

Ah, bahkan mimpinya juga

kukira nyatamu sudah luka nak
kata perempuan itu, pada
gadis kecil di dalam cermin
__

"Kau kembali"

Si aku diam saja diajak bicara malam. Tapi rasa-rasanya kertas putih yamg diremukkanya menjawabnya.

"Kau marah?"

Si aku menghela napas panjang Lalu menulis
___

Kau tak henti-hentinya memberi luka dan kecewa. Perihal amarah apa ada yang itak kut membakarmu juga? Rasa-rasanya aku ingin menilih itu

Tapi kau lebih mudah tersulut. Lebih mudah membara. Kau saja yang boleh. Atau kau luka, candamu. Entah memang bercanda atau kau hanya mudah tertawa.

Tapi aku boleh luka. Kau tak masalah itu. Atau pikirmu aku sudah biasa. Terlatih atau entah bagaimana.

Bukankah kita memang semestinya berbagi peran dan aku tidak suka kau bersama luka.
__

Malam menyodorkan selembar kertas putih yang lain

"Aku sudah punya", kata si Aku

"Aku tahu, ini pengganti tissue, kau terisak"

"Tapi tetap saja aku sudah punya"

"Tapi kau mulai kehabisan kertas dan bukan karena kau menulis"

"Ah kau benar, barangkali tadi hujan turun"

"Ya. Di matamu"

Si aku mengambil kertas putih dari malam

menggunakannya

sebagai tissue.

Thursday, May 18, 2017

Hurt

Cinta yang kau lukai berkali-kali
Bahkan tidur tak mampu lagi mengurangi rasa sakitnya
Kau tidak mengerti
Tidak ingin mengerti

Perihal janji

Aku menunggumu, selalu bisa menunggumu, menunggu hari, menunggu waktu

Hanya tidak bisa jika kau tidak bahagia. Perihal tempat, kejadian. Selama aku tidak bisa jadi bahagiamu, lalu apa.

Ketidak-bahagiamu hanya menjadi luka kita berdua.

Perihal aku, luka sendirianku tidak akan sampai padamu.

Sejauh ini

Barangkali juga,

sejauh nanti.

Tuesday, May 16, 2017

Stay

I dont want you to leave

I should write something

But

It just

Theres always something that I cant explain well to you

Can you wait a little longer?

Please stay

Thursday, May 11, 2017

Waktu

Perihal menunggumu. Kenapa harus tertidur di 10.40 dan 2.40.

Can I blame my headache instead of u? Me and my issue. My ego and my insecurities.

Padahal sisa 20 menit hingga kau menuju tidur atau sedikit lebih lama. Padahal sisa 20 menit hingga kau harus bangun lagi.

Entah kepalaku jadi lebih ringan karena suaramu atau karena hatiku yang terasa  lebih berat doksku. Atau aku hanya tak peduli lagi dengan kepalaku itu. Cara berpikirku selalu menyebalkan bukan?

Perihal debaranmu,

aku membenci diriku,

tapi mencintaimu,

lalu menyakitimu.

Barangkali kita harus mengakhiri jeda ini sesegera mungkin. Kembali melingkarkan lenganmu, meletakkan tanganmu di kepalaku. Kembali merebahkan kepalaku di jantungmu. Kembali merasakan denyut masing-masing.

Selamat pagi,

Baik-baiklah di sana.

Tolong kabari aku.

Lalu pulang.

Monday, May 8, 2017

Issue

I have an issue

I was sorry

I didnt mean to hurt you

You should not to be with me

Keep pushing me away

I dont want to hurt you anymore

Forgive me

No one ever stay with me. No one should.

I love you.

Thanks for loving me that much.

So much.

More than I ever deserve.

I do

Honestly, I do care about my health

And I do need ur hug

Or maybe

Hanya ingin melihatmu sebagai entitas

Sunday, May 7, 2017

Bebaslah Sebebasnya Kamu

Cinta adalah sebuah kebebasan. Semestinya. Bebas jatuh. Bebas terbang.

Berita baiknya adalah kau selalu bisa pergi dariku.

Berita buruknya adalah kau

selalu

bisa

pergi

dariku.

Sudah kubilang aku memilih jatuh. Kau tidak. Terbanglah yang tinggi. Aku selalu suka langit.

Juga kau.

Ssst! Masa

"Jangan pernah mengatakannya atau dia meninggalkanmu"

Barangkali kau benar.

Its okay, aku selalu lebih suka sendiriku. Lebih dari kau, lebih dari kekasihku, lebih dari diiriku sendiriku.

Mau bagaimana lagi, katanya ketika kita ingin seseorang ada di masa depan kita, kita akan memberitahunya masa lalu. Perihal siap tidak siapnya orang itu di luar kekuasaan kita kan.

Yang aku tidak mengerti malah kau. Kenapa selalu ingin kembali padaku. Aku tak pernah lupa luka-luka itu. Pergilah. Cari mainan baru. Jangan aku. Aku suka sendiriku.

Mesin waktuku akan kuperbaiki.  Saat iniku tak menginginkanku.

Tuesday, May 2, 2017

Sajak Terakhir

Perempuan itu
baru saja kehilangan puisinya
hatinya patah-patah

Perempuan itu
meletakkan penanya
menerbangkan kertas putihnya ke angkasa

Perempuan itu
kehilangan puisinya
kekasihnya

kekasih yang tak pernah jadi kekasihnya

Sunday, April 30, 2017

Sisa sisa Luka Semalam

Perempuan itu
tak lagi bisa ia sembunyikan
kesedihan dimatanya itu

Sudah kubilang padanya untuk berhenti
menaburi  garam luka-lukanya
malam demi malam

Tapi ia hanya menatapku kosong
dan berkata
"Aku mencintainya"

Lalu pergi membawa kapas dan obat merah

Juga beberapa butir garam

Aku (masih saja) menginginkanmu

Aku tidak boleh menginginkanmu hari ini kan
Begitu pula esok hari
Pun hari kemarin

Barangkali esoknya lagi
aku bisa
Lalu kita berpura-pura lupa
telah menjadi masing-masing

Kau dan kekasihmu
Aku dan sendiriku

___

Makassar,

di penghujung april
dan rindu tanpa ujung.

Kau tidak sedang bersamaku

Ketika aku tak disampingmu
adakah aku dihatimu
Ketika bukan aku yang bersamamu
pernahkah kau memikirkanku

Ketika kau bersama kekasihmu

Barangkali,
Barangkali saja kau tau kau mencintaiku.

Atau tidak sama sekali.

Saturday, April 29, 2017

No one

No one

Not you

No others

Not me

__

Jika kau tidak ingin satupun dari puisi-puisi itu, maka
tidak juga untuk yang lain.

Aku yang menulis mu, hanya
sedang bisa menulismu,
tidak untuk yang lain.

Aku yang tak punya puisi
untuk diriku sendiri
tidak sedang menulis untukku
sendiri
Atau mungkin sudah,
jika itu luka.

Di ujung puisi ini,
mungkin kau baru saja
memahaminya

Tentang kau dan puisi-puisiku.

Atau mungkin baru nanti.

Setelah habis.

Setelah sudah.

Thursday, April 27, 2017

Para-doksku

Paradoksku
Paradoksmu
Kau murka?
Aku luka dan berdarah

Aku mencintaimu

Betapa pun kau tidak

Dekat yang Jauh

Kamu sudah lupa saja tentang banyak hal
Tentang bagaimana aku
Bagaimana harusnya kamu

U

Do u

Monday, April 24, 2017

Kepada Malam : Apa lagi kali ini?

Si aku mengutuki malam-malam pekatnya lagi
Atau barangkali juga dirinya sendiri

Sekali lagi ia dibangunkan matanya yang basah
begitu saja, tanpa alasan
Sekedar pengganggu tidur

Ia, Si aku, sudah hapal betul sesaknya itu

"Besok libur, tak masalah,
pagi aku bisa tidur"

Meski menggurutu
diam-diam hatinya
berterima kasih

Bukankah memang selalu bagitu?

Saturday, April 22, 2017

Kesedihannya

Perempuan itu
Kau tidak tahu seberapa dalam kesedihan yang ada di matanya
Sampai kau dapati pedih
di senyumannya melebihi air matanya

Lalu ia menciummu
Tapi kau yang menangis

Barangkali dia sudah
Semalam tadi
Atau pagi tadi

Karena mencintaimu tapi kamu tidak

Friday, April 21, 2017

Lalu aku (tidak) menangis

"Mom mauka nangis"

"Menangis meki nak, siapa tau langsung ringan kepalamu"

But, I cant mom

That tears wont come out

Hanya sesak-sesak

Hanya isak-isak

Merebahkan kepalaku di pangkuanmu setelah sekian lama

Aku sudah lebih baik

Terima kasih

__

Makassar, 21 April

Dari yang hari ini semestinya sibuk

Oiya selamat hari kartini

Wednesday, April 19, 2017

Jelesi ^^

Aku menginginkanmu sudah kukatakan bukan?

Aku menginginkanmu berkali-kali
Aku menginginkanmu selalu

sebelum bersamamu
ketika bersamamu
setelah baru saja bersamamu

Dan aku seorang pencemburu
Aku ingin kau untuk ku saja

___

Kepada satpam pintu masuk, memang manis, tapi milikku. Jauh-jauhlah.

Kepada wasap, sensi sekali padaku, aku juga rindu padanya, selalu.

Kepada yang lebih dulu hadir di hidupmu, menetap dan menjadi istimewa, aku cemburu.

Kepada yang membuat hatimu senantiasa merekah, aku masih cemburu, tapi terima kasih, tetaplah bersamanya.

Saturday, April 15, 2017

Nite u, sleep well, u. Do u.

Kau tidurlah saja.
Lelap lah tanpa mimpi.

Biar aku yang terjaga.
Kadangkala malam mencintaiku

sekali.

Tapi aku cinta kau.

Friday, April 14, 2017

Kepada Awan Putih: Aku masih menulis

Pagi-sebenarnya siang- dering telponmu memaksaku benar-benar bangun hari ini. Kabar bahagia-juga beberapa tetes rindu- kau utarakan bertubi-tubi. Kukira kau hanya sekedar akan bertanya dimana aku lalu sudah seperti hari kemarin. Nyatanya tidak, kali ini lebih lama -meski tdak seperti yang biasanya kita-. Lebih bercerita. Kau hadir lebih utuh-tapi ah tidak juga-. Kau -sedikit menggurutu- sibuk sekali mengurusi ini itu. Tentu saja. Itu hari yang penting bukan.

"Lagi nungguin tenda"

"Mama Papa mau ke London"

"Undanganmu di kamarku"

"Datanglah"

"Blogmu.. menulislah"

_

Aku menulis awan putihku. Masih menulis. Beberapa puisi. Aku bahkan menghitung jumlahnya padamu. Hanya saja aku tak membaginya kali ini. Tidak. Tak kusimpan sendiri. Kuberikan. Kepadanya. Kau tak mengenalnya, belum -mungkin tidak kukenalkan-.

Ada beberapa puisi untuknya yang tak tertulis di buku biruku sebenarnya. Beberapa tersebar -yang entah dia sadar itu untuknya atau tidak-.

Aku ingin bercerita banyak sekali tentangnya -tapi mungkin sebaiknya tidak-.

Malam ini, hatiku sedang gersang awan putihku. Aku menunggunya pulang -entah kenapa-. Padahal ia tak menujuku. Hanya saja sudah tengah malam. Aku ingin dia baik-baik saja.

Eniwei, hening kita di telpon pagi ini terasa berbeda. Rasanya jauh sekali bukan? Ah, masa mempermainkan kita sekali lagi, para manusia.

Bahagialah.

___

Makassar, Apr 15th.
12 AM

Tuesday, March 14, 2017

Yang Terbang dan Yang Jatuh

Terima kasih sudah terbang rendah. Tapi langit selalu tinggi. Kau tidak seharusnya disini. Daun akan selalu jatuh ke bumi. Meski batangnya tinggi. Meski angin membawanya pergi.  Yang terbang dan yang jatuh. Mereka tak ditakdirkan satu.

Bisakah hujan menyapu luka pergi. Seperti ia menyatu luruh bersama air mata yang jatuh. Atau kah ia hanya menyembunyikan deras tangis dan suara. Lalu sudah, langit kembali cerah. Hati kembali berpura-pura.


Oi. Tamat.

Saturday, February 18, 2017

Do You?

I see him as my future
while my past keep haunting me

But in your eyes
I am drowning
mesmerized
paralized

Hello my present,
do you?
trust me.