Monday, January 4, 2016

Kepadamu: Pelangi


Kepada pelangi,
 
Ada seseorang yang menunggumu datang di kota tempatnya berlari. Ada seseorang yang menunggumu datang karena dia tidak ingin pulang.

Dulu dia tidak pernah percaya pelangi akan datang setelah hujan reda. Karena dia tidak pernah melihatmu setelah dia hujan. Ataukah karena hujannya tak pernah reda?

Sekarang musim hujan, kota ini juga sudah mulai turun hujan. Dia juga, hujannya semakin deras dan lebat. Jangan tanya tentang gemuruh yang tak pernah membuatnya tidur lelap.

Kau tahu dia kan pelangi? Seseorang itu, seseorang yang tak pernah bisa melihatmu hujan. Baginya, kau lah kebahagiaan itu.

Pelangi, dia sedang kering-keringnya. Dia lah daun yang ditinggalkan embun.

Pelangi, dia sedang kelam-kelamnya. Dia lah jingga yang ditelan malam.

Takdir membawanya tetap harus pulang ke kotanya, beberapa kali di hari libur. Meskipun dia tidak datang untuk berlibur juga bukan untuk pulang. Lagi pula rumah itu apa ketika melihatmu saja sudah tak pernah lagi. 

Meski ini kota tempatmu datang, menetap dan jatuh cinta barangkali.

Hatinya dipenuhi ragu. Dia terombang-ambing. Dia tidak mengenali dirinya sendri. Dia harus menemukanmu.

Pelangi, kau tak ingin mencoba menemuinya? Hatinya sudah sekarat. Dia butuh hidupnya lagi. Dia lelah sekali berlari. Dia hanya ingin pulang padamu.

Sekali lagi.

Setelah itu sudah.

Kau boleh pergi lagi.

1 comment:

  1. keren nih kak cara pembuat iya kak kalau ingin tahu tentang cara membuat toko online yuukk disini saja.. terimakasih.

    ReplyDelete