Tuesday, June 26, 2012

Kemelut: Intermezzo

Sang pujangga menginginkan ketiadaan
Lelah mencari keabadian
.......................

Monday, June 18, 2012

Jeda: Lagi Galau

Belakangan ini kata galau terdengar terlalu sering di setiap waktu. Bahkan mungkin sedang atau pernah terdengar terlalu merdu di hati kita sendiri. Galau itu sebuah perasaan kalut bin kacau seseorang yang sudah melewati batas kesanggupannya mungkin.

Ada galau tugas, galau ujian, galau cinta, galau makanan #eh? Pokoknya segala hal menjadi identik dengan galau.
Berbagai masalah seakan menekan kita terlalu dalam. Lalu bagaimana cara kita menyikapinya? Kebanyakan dari kita lebih sering terlarut ke dalam masalah itu sendiri. Terjebak dalam penjara hati yang semu.

Kenangan


Kenangan
Kenangan adalah kisah yang tak mungkin kembali. Bagian dari masa lalu. Menyimpan berbagai rasa. Pahit manis asam asin bahkan seringkali pedas atau malah hambar. Menyimpan berbagai warna meski terkadang hanya ada hitam dan putih. Ya, setiap bagian di memori kita, kisah demi kisah tersusun rapi dan siap dikenang. Rasa apaun itu warna apapun itu. Setiap kenangan manis selalu dapat membuat kita kembali tersenyum dan tersenyum bahkan terkadang menangis. tapi, semanis apapun itu kita tahu di dunia yang kita namakan kenyataan itu hanyalah sebuah kenangan. Masa lalu. Dan takkan kembali. Dan apa yang harus kita lakukan pada kenangan pahit? Menghapusnya? Semudah itukah? Atau apa yang harus kita lakukan pada kenangan manis yang saat dikenang di dalam kesadaran realyta begitu terasa pahit?
Apa yang harus kita lakukan pada kenangan yang memaksa untuk terus diingat?
-Raditya Dika-
-Marmut Merah Jambu- Hal 128.

Sunday, June 17, 2012

Bukan Kamu


Aku ingin itu kamu
Aku tau itu bukan kamu
Aku sangat berharap itu kamu
Tapi, itu benar-benar bukan kamu
Kenapa bukan kamu?
Tidak bisakah itu kamu?
Ataukah kamu yang tak ingin disini untukku?

Wednesday, June 6, 2012

Masih Sama


Setiap kali aku ingin melupakanmu
Yang kutemukan hanyalah pikiranku yang terus di penuhi olehmu
Setiap kali aku ingin pergi darimu
Yang kutemukan hanyalah kakiku yang masih melangkah menujumu
Setiap kali pedih itu kau goreskan padaku
Yang kutemukan hanyalah hatiku yang setia mencintaimu
Jangan tanya!
Karena akupun tidak tahu
Kenapa rasa itu..
Masih sama