Thursday, October 13, 2011

Percakapan Batin di Tengah Kegelapan


Ada seorang teman yang bercerita padaku tentang percakapan batinnya saat mati lampu di tempat les kami. Saat itu aku tidak ada di tempat. Dia berkata padaku bahwa tepat pada rakaat ketiga saat dia shalat maghrib, lampu tiba-tiba mati dan berlangsunglah percakapan batin singkatnya sesingkat mati lampu yang terjadi saat itu yang dia ketik sendiri di laptopku.
..........................................
Bismillahirrahmanirahim
Astaga, mati lampu
Arrahmanirrahim
Cilakana, tidak kubawa hpku. Sendiri ka lgi
Malikiyaumiddin.
Sekalinya lama mati lampunya.
Iyyakana’budu wa iya kanastain.
Nda mau ja dlu sujud
Ihdinassiratalmustakin
Nanti ada something di belakangku
Siratallasina an’amta alaihim gairil magdubi alaihim waladollin
Mauka lariiii.
Amiiin.
Alhamdulillah nyalami lampu. (ruku)
..............................
Sore harinya saat masih di sekolah di hari yang sama cahayaku memanggilnya dengan sebutan bunga matahari. Seketika wajahnya yang penuh dengan kepenatan berubah mnjadi cerah secerah mentari.
Mentari? Hahaha.. maksa adalah...

0 comments:

Post a Comment