Sunday, October 23, 2011

Hhhhh..


Aku menghela napas panjang, ada yang kurang hari ini dan hari-hari kemarin dalam hari-hariku selama itu. Sulit sekali menemukan sosokmu, sebuah rasa rindu tak terperikan menguak dari dasar hati yang terdalam. Apakah kau dapat merasakannya? Aku tak pernah tahu mengapa aku bisa sangat merindukanmu seperti ini. Kau yang tak selalu ada untukku bahkan hampir tak pernah saat benar-benar kubutuhkan. Tapi, kau yang paling kusayangi diantara semua pemilik senyuman yang pernah di berikan untukku. Aku tahu kasih sayangmu padaku takkan bisa mengalahkan kasih sayangku padamu. Begitu besarnya kasih sayangku padamu hingga kau dapat mengacaukan pikiranku. Tawamu, senyummu, bahkan tangisanmu terekam abadi di hatiku. Aku tak pernah ingin kehilanganmu, meski aku tahu kita akan jauh. Aku tak pernah membiarkanmu terluka, meski aku tak tahu cara mencegah luka itu untuk datang padamu. Maafkan aku yang tak pernah bisa melakukan apapun untukmu. Karena itu aku berusaha untuk tak memaksamu ada untukku. Meski aku sangat menginginkannya. Tahukah kau? Ada luka tak terlihat dihatiku saat aku tak bersamamu. Ada senyum yang dipaksakan dariku saat kau meninggalkanku. Ada cinta yang tulus yang kuberikan untukmu. Ada kebahagian yang membuncah saat aku melihatmu. Mungkin kau tahu, mungkin tak tahu. Mungkin sebaiknya kau tak perlu tahu, meski aku ingin kau tahu. Karena aku tak pernah ingin membebanimu dengan rasaku.

3 comments: