Wednesday, September 14, 2011

Ribuan Kata Itu


Entah sudah berapa banyak kata yang kurangkai di sepanjang hidupku mengenalmu. Kata-kata yang kurangkai hanya untukmu. Seluruh ungkapan perasaanku padamu. Luapan kasih sayangku padamu. Beribu-ribu kata tapi aku masih belum merasa aku lebih dekat denganmu meski hanya sejengkal saja. Semakin aku berharap kau ada di sisiku kau semakin terasa jauh. Semakin aku mencarimu semakin kau menghilang dari mataku.
Sehingga membuatku terus merasakan kepedihan yang begitu dalam. Kepedihan dari mencintaimu. Siapa? Siapa yang menyangka? Setiap pujian yang terangkai indah atas ungkapan perasaanku melalui kata-kata itu, menyisakan sebuah lubang di hatiku. Aku membutuhkan sesuatu untuk menutupinya. Aku butuh sesuatu untuk kembali mebuat hatiku utuh. Aku butuh cintamu.
Tapi, tahukah kau? Berkali-kali aku mencoba menyingkirkanmu dari benakku. Berkali-kali aku mencoba untuk menghapus rasaku padamu. Berkali-kali aku mencoba untuk tak melihatmu. Tapi, aku tak pernah dan tak pernah mampu. Semakin keras aku mencoba aku semakin tersakiti. Dan itu selalu dan selalu terjadi.
Lalu? Apa yang harus kulakukan? Semua terasa salah. Dapatkah aku menyalahkan rasaku padamu?

3 comments:

  1. jangan.. jangan sekalipun menyalahkan rasa itu padanya~ tahukah kau, dia telah menemukanmu? ;)

    ReplyDelete
  2. *gubrak

    apa maksudnya awan putih ini?

    ReplyDelete