Wednesday, August 24, 2011

Makna Kehilangan

"Rasa kehilangan hanya akan ada jika kau pernah merasa memilikinya"
-letto-

Kenapa perasaan kehilangan itu ada jika hanya akan menyakitkan?
Jika aku merasa kehilangan, apa itu berarti aku merasa memilikimu?
Jika aku merasa memilikimu, bukankah itu berarti kau teramat berarti bagiku?
Jadi, kita akan merasa kehilangan jika kita menggangap sesuatu itu berarti?
Kenapa harus merasa memiliki jika hanya berujung pada rasa sakit?

Orang-orang bilang setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Kenapa kita harus bertemu jika pada akhirnya kita harus berpisah?

Apakah rasa sakit yang diderita itu akibat dari hilangnya cinta yang terlanjur melekat?

Emm, sebuah pertanyaan sederhana ingin kulontarkan pada pencipta bahasa ini:
Mengapa harus kata jatuh yang berada di depan kata cinta?

Kenapa jadi berbicara tentang cinta?
Kupikir tadi aku berbicara tentang kehilangan,
Bukankah kita akan merasa kehilangan jika kita pernah merasa mencintainya?
Apa aku salah?

Tunggu,
Apakah Tuhan membuat kita memiliki rasa kehilangan agar kita dapat mensyukuri apa yang telah di berikan untuk kita?
Apakah itu makna kehilangan yang sesungguhnya?

Apakah kita harus kehilangan yang kita miliki agar kita mengerti bahwa semuanya hanya titipanNya dan akan kembali padaNya?
Bukankah kitapun akan kembali padaNya?
Bukankah semua yang ada memang milikNya?
Apakah itu makna kehilangan yang sesungguhnya?

Apakah tadi aku terlihat seakan-akan menyalahkan cinta?
Apakah itu berarti menyalahkan rasa?
Bagaimanakah kita harus hidup tanpa adanya rasa?

Apakah Tuhan membiarkan kita kehilangan sesuatu yang kita cintai agar kita mengerti bahwa memang hanya Dialah cinta yang sejati?

Apakah aku salah?

2 comments:

  1. Entahlah~

    aku merasa terperosok jatuh ke dalam lubang gelap ketika membaca ini -__- untung saja aku ini cahaya, jadi bisa bersinar. Haahaahaa >_<

    yang jelas, aku senang dengan setiap rasa, dengan setiap cinta, dengan setiap pertemuan. kehilangan? yaa, itu konsekuensi ^^

    ReplyDelete
  2. dengan setiap rasa, dengan setiap cinta, dengan setiap warna..

    ReplyDelete