Sunday, August 28, 2011

Pertanyaan Sederhana


Pertanyaan-pertanyaan sederhana dari dan kepada hati yang terluka
Dapatkah kita merubah kepedihan itu menjadi tawa?
Saat kenyataan mulai menyakiti hati yang terdalam.
Masihkah kita tetap tersenyum?
Saat dunia menampakkan ketidakadilannya.
Apakah kita pantas mengutuk segala kepalsuan itu?
Bukankah kitapun pernah terbuai?
Saat kenikmatan itu begitu menyejukkan mata.
Ataukah harus kukatakan menyilaukan?
Apakah kita lupa bahwa bumi itu berputar?

Saturday, August 27, 2011

Dia.. Aku memanggilnya..


Dia..
Selalu membuatku tersenyum dan tertawa
Selalu berkata, “ukhti.. aku rindu..”
Selalu berkata, “daun cinta.. bagaimana kabarmu?”
Selalu berkata, “kenapa harus pelangi? Aku cemburu pada pelangi..”

Aku memanggilnya,
Awan putih..

Ah awan putih,
Maafkan aku jika aku tak mampu membalas rasa rindumu dengan semestinya.
Uhibbuki fillah..

Dia..
Selalu menyisakan keindahan dari setiap pertemuanku dengannya
Selalu membuatku nyaman bercerita dan tertawa
Selalu memberikan kehangatan di setiap pelukannya

Aku memanggilnya,
Bianglalaku..

Hey Bianglala,
Berhentilah membuatku berkata, “kk ada yang kurang, mana kak teyimudh eh maksudku kak Tri?”
Uhibbuki fillah..

Dia..
Selalu menyinari hatiku
Yang berkata padaku, “mau melupakan? Yang benar saja -_-”
Yang berkata padaku, “putriku, apakah kau baik-baik saja?”

Aku memanggilnya,
Cahayaku..

Cahayaku..
Aku selalu baik-baik saja.. Percayalah..
Uhibbuki fillah..

Dia..
Mengajarkanku tentang sesuatu yang indah..
Yang selalu ceria dan tertawa..
Yang selalu dirindukan oleh hati-hati yang penuh cinta..
Yang susah sekali ditemukan..

Cahayaku memanggilnya,
Pelangi..

Aku?
Aku memanggilnya, kk aiku..

Kk aiku,
Apa kabar? Apakah kau baik-baik saja? Lama tak melihatmu. Entah kenapa semakin lama semakin sulit untuk melihatmu. Aku rindu mendengarmu memanggil namaku. Waktu satu tahun yang dikatakan oleh cahayaku padaku bagiku sama saja dengan nol. Aku merasa lebih mudah menemukan cahayaku dari sekedar berharap dapat melihatmu.
Uhibbuki fillah..

Dia..
Seorang kk yang baik..
Tempatku mengeluh saat kepenatan melandaku..
Tempatku menumpahkan segala kegelisahan hatiku..
Begitu memahamiku..

Aku biasa memanggilnya,
Stone

Stone,
Kuharap kk tidak pernah bosan memarahiku..
Kk.. masih lebih labil Qilah daripada saya :D
Uhibbuki fillah..


~ditengah kerinduan yang makin membuncah~

Wanita Sholehah

Sya'affillah memanggilku, aku mendekat..

~sebuah pesan baru

Wanita Sholehah..

kenapa harus mereka?
yang tidak pernah mau punya cinta sebelum akad itu berlangsung, yang menghindar ketika sms-sms pengganggu dari para lelaki mulai berdatangan, yang selalu punya sejuta alasan untuk tidak pacaran.

Bagaimana mereka bisa romantis?
Bagaimana mereka punya pengalaman untuk menjaga cinta, apalagi jatuh cinta?

Tahukah kamu?
bahwa cinta itu fitrah, karena ia fitrah maka KEBENINGANNYA harus selalu kita jaga. fitrahnya cinta akan begitu mudah mengantarkan seseorang untuk memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian, untuk melangkah, bahkan ketulusan untuk memberikan perhatian.

namun, ada 1 hal yang membedakan mereka dengan wanita lainnya,
mereka memiliki cinta suci untukNya dan karenaNya.

kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda. mereka menjadi anggun, seperti permata surga yang kemilaunya akan memberikan cahaya bagi dunia.

merekalah wanita sholehah yang dirindu Syurga..

Wednesday, August 24, 2011

Makna Kehilangan

"Rasa kehilangan hanya akan ada jika kau pernah merasa memilikinya"
-letto-

Kenapa perasaan kehilangan itu ada jika hanya akan menyakitkan?
Jika aku merasa kehilangan, apa itu berarti aku merasa memilikimu?
Jika aku merasa memilikimu, bukankah itu berarti kau teramat berarti bagiku?
Jadi, kita akan merasa kehilangan jika kita menggangap sesuatu itu berarti?
Kenapa harus merasa memiliki jika hanya berujung pada rasa sakit?

Orang-orang bilang setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Kenapa kita harus bertemu jika pada akhirnya kita harus berpisah?

Apakah rasa sakit yang diderita itu akibat dari hilangnya cinta yang terlanjur melekat?

Emm, sebuah pertanyaan sederhana ingin kulontarkan pada pencipta bahasa ini:
Mengapa harus kata jatuh yang berada di depan kata cinta?

Kenapa jadi berbicara tentang cinta?
Kupikir tadi aku berbicara tentang kehilangan,
Bukankah kita akan merasa kehilangan jika kita pernah merasa mencintainya?
Apa aku salah?

Tunggu,
Apakah Tuhan membuat kita memiliki rasa kehilangan agar kita dapat mensyukuri apa yang telah di berikan untuk kita?
Apakah itu makna kehilangan yang sesungguhnya?

Apakah kita harus kehilangan yang kita miliki agar kita mengerti bahwa semuanya hanya titipanNya dan akan kembali padaNya?
Bukankah kitapun akan kembali padaNya?
Bukankah semua yang ada memang milikNya?
Apakah itu makna kehilangan yang sesungguhnya?

Apakah tadi aku terlihat seakan-akan menyalahkan cinta?
Apakah itu berarti menyalahkan rasa?
Bagaimanakah kita harus hidup tanpa adanya rasa?

Apakah Tuhan membiarkan kita kehilangan sesuatu yang kita cintai agar kita mengerti bahwa memang hanya Dialah cinta yang sejati?

Apakah aku salah?

Saturday, August 20, 2011

Amazing Love from Allah SWT

Sya'afillah memanggilku, aku mendekat..

~sebuah pesan baru~
Seorang pria bertanya:
"Mengapa wanita sering menangis?"

jawabannya adalah:
"Tuhan menciptakan wanita sebagai makhluk yang paling istimewa. Dia kuatkan tubuhnya untuk menyangga dunia. Dia lembutkan hatinya untuk memberi rasa aman. Dia kuatkan rahimnya untuk melahirkan benih manusia baru. Dia tabahkan pribadinya untuk terus berjuang saat orang lain menyerah. Dia beri rasa sensitif untuk mencintai orang-orang di sekielilingnya. Dia tanamkan rasa sayang dalam hatinya. Dia beri kekuatan untuk memikiul beban tanpa mengeluh, menguatkan batinnya untuk tetap menyayangi meski disakit. Dan Dia beri kebijaksanaan untuk mengerti."


Wanita adalah makhluk yang kuat. Jika dia menangis, itu karena dia dapat menggunakan air matanya sewaktu-waktu untuk membasuh lukanya dan memberinya kekuatan.

Subhanallah..
Betapa mulianya Allah menciptakan seorang wanita. Tapi, terkadang wanita sering terlupakan dengan kemuliaan tersebut.

Sebuah Kisah Untukmu Ukhti

Sya'afillah memanggilku, aku mendekatinya

~sebuah pesan baru~

Sebuah Kisah:

Seorang pria Inggris bertanya kepada seorang pria Muslim:
"Mengapa anda tidak diperbolehkan memegang tangan wanita?"

Pria Muslim balas bertanya kepada si pria Inggris:
"Apakah anda tahu Elisabeth II?"

Pria Inggris menjawab:
"Tentu dia adalah ratu kami."

Pria Muslim kembali bertanya:
"Dapatkah kamu memegang tangannya?"

Pria Inggris menjawab:
"Tidak. Tidak semua orang dapat memegangnya."

Pria Muslim berkata:
"Begitulah dalam Islam. Setiap wanita layaknya seorang ratu, tidak semua orang bisa memegang tangannya."

The Message of Water

Sya'affillah memanggilku, aku mendekatinya..

~sebuah pesan baru~

"apa yang dapat dilihat tidak memiliki bentuk, dan apa yang tidak dapat dilihat memiliki bentuk"
*the message of water*

pesan air: kita mampu melihat wujudnya tapi kita tidak mampu melihat bentuknya.Tapi, kristal air itu sendiri tak dapat kita lihat tapi sesungguhnya mempunyai bentuk yang berbeda-beda.

maknanya: begitupula diri dan hati manusia. Kita bisa melihat diri tapi tak mampu memandang hatinya. Namun hati yang tak terlihat itu memiliki sejuta bentuk dan karakter.

Friday, August 19, 2011

Yang Nomor 1 Itu ...


lagi-lagi tubuhku ngambek. Kayaknya aku terlalu tidak ingin peduli padanya. Akhirnya di pagi yang cerah suhu tubuhku naik dan kepalaku sakit. Eng ing eng, benar sekali. Demam tinggi menyerangku. Kalau tidak salah ingat baru saja aku menghabiskan obat-obat yang di berikan dokter untukku. Yah tidak begitu lama dan aku harus mengonsumsi tablet-tablet pahit lagi. Hem, sungguh mengesankan. Malam harinya kakakku tercinta yang melihatku menasihatiku dengan lembut seperti ini:
“ semua hal itu nomor 2 kecuali 1”
Aku mendengarkan dengan seksama,,
“kecuali kesehatan”
Yah, dia benar hanya aku saja yang selalu keras kepala. Teman-temankupun selalu mengingatkanku untuk selalu memperhatikan kesehatanku.
Diapun melanjutkan kata-katanya:
“ jadi yang nomor 1 itu adalah kesehatan”
Ibukupun ikut menimpali:
“kondisi fisikmu itu beda dari orang lain, capek sedikit langsung bisa jatuh”
Intinya yang nomor 1 itu adalah KESEHATAN. Oke?

Jika Kau Biarlah Aku


Jika kau adalah pelangi biarlah aku menjadi hujan.
Jika kau adalah cahaya biarlah aku menjadi gelap.
Jika kau adalah langit biarlah aku menjadi tanah.
Jika kau adalah senja cukuplah aku adalah jingga.
Jika aku hanyalah selembar daun, 
siapakah yang akan menjadi rantingku?
Hey angin, sebelum kau menerbangkanku,
Katakanlah dengan lembut pada awan putih,
aku suka melihatnya bercerita pada mentari tentang kegelisahan hatinya.
Dan beritahukan pada peneduh hari-harinya,
Uhibbuki fillah dariku.